PROFIL SEKOLAH SMK NEGERI 1 PANGGARANGAN 2021/2022
A.
Latar
Belakang
Pengalihan kewenangan pengelolaan SMA/SMK dari pemerintah
kabupaten ke pemerintah provinsi memberikan harapan baru bagi dunia pendidikan,
untuk lebih berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang
berhati nurani dan bermartabat, yang mampu menguasai dan memberdayakan berbagai
teknologi untuk kemakmuran bangsa dan negara, walaupun hal itu perlu ditempuh
dengan berbagai upaya oleh semua pihak demi terciptanya manusia Indonesia yang
berkualitas.
Proses pendidikan yang berkualitas dan kesempatan untuk
dapat menikmati pendidikan seluas-luasnya bagi masyarakat miskin dan tidak
mampu dapat memberikan harapan baru pada masyarakat yang tidak mampu untuk
dapat menikmati pendidikan yang layak dan bermartabat, yang akan membawa
harapan baru yang lebih baik dimasa mendatang. Hal ini dikarenakan pendidikan
sementara ini masih menjadi dominasi masyarakat ekonomi kelas menengah dan
kelas atas.
Pendidikan merupakan satu komoditi yang selalu laris menjadi
bahan perbincangan dan dibutuhkan setiap lapisan masyarakat. yang menjadi
permasalahan adalah berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan oleh pemerintah
untuk hal ini, karena keterbatasan ekonomi masyarakat dan daya beli masyarakat
yang rendah sebagai akibat langsung dari kondisi ekonomi Indonesia yang
berdampak bagi kehidupan makro masyarakat Indonesia. Terlihat jelas bahwa
pendidikan merupakan saham yang besar dalem rangka perbaikan kualitas manusia
Indonesia di masa mendatang. Ukuran kualitas mengarah pada upaya perbaikan dan
peningkatan terhadap kualitas sumber daya manusia yang beriman, berilmu,
cerdas, terampil dan mampu menghadapi berbagai masalah dan tantangan hidup di
masa sekarang dan yang akan datang.
Pemerintah Provinsi Banten mulai tahun pelajaran
2018/2019 telah mencanangkan sekolah
gratis tingkat SLTA guna mensukseskan program percepatan penuntasan Wajib
Belajar Pendidikan Dasar (Wajar Dikdas) 12 tahun, dengan harapan taraf
pendidikan minimal di Provinsi Banten berada pada level SMA sederajat.
Namun pada kenyataannya, di kecamatan Rangkasbitung
khususnya di desa Citeras dan sekitarnya dari tahun ke tahun masih banyak siswa
setingkat SMP yang tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat Sekolah Menengah
Atas (SMA/SMK/MA) dengan alasan keterbatasan ekonomi dan lokasi sekolah negeri
yang cukup jauh dari jangkauan, dan
tidak mampu melanjutkan ke sekolah swasta karena alasan ekonomi, padahal
kecamatan Panggarangan adalah pusat pemerintahan dari kabupaten Lebak. Dengan
alasan tersebut, SMK Negeri 1 Panggarangan dengan arahan dari Kantor Cabang
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak pada Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Provinsi Banten bermaksud
merintis berdirinya Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Panggarangan yang
direncanakan berkedudukan di sekitar Desa Mekarjaya, Desa Cisuren, Desa Jatake,
Desa Panggarangan atau di Kelurahan Mekarjaya
Kecamatan Panggarangan Untuk sementara waktu administrasi SMKN 1 Panggarangan
rintisan berada di bawah di SMK Negeri 1 Malingping, Kabupaten Lebak Dengan demikian, SMK Negeri 1 Panggarangan
diharapkan ke depan dapat mengambil bagian dalam mensukseskan pencanangan
program Wajib Belajar 12 tahun dan sekaligus berpartisipasi dalam upaya
mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di Kabupaten lebak Provinsi Banten.
B.
Maksud
dan Tujuan
SMK Negeri 1 Panggarangan
didirikan dengan tujuan sebagai berikut
:
1. Untuk mendukung keberhasilan program
Wajib Belajar 12 tahun yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Banten melalui
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten.
2. Meningkatkan angka partisipasi
sekolah jenjang SMK di daerah Mekarjaya dan sekitarnya karena masih tingginya
angka siswa SMP yang tidak melanjutkan ke jenjang SMK secara keseluruhan di
desa Mekarjaya, Desa Cisuren, Desa Jatake dan sekitarnya di Kecamatan Panggarangan
Kabupaten Lebak Provinsi Banten.
3. Untuk mengakomodir lulusan Sekolah
Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang ada di sekitar desa Mekarjaya, Desa Cisuren, desa
Jatake dan kelurahan Mekarjaya Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak yang
meliputi SMPN 2 Panggarangan, SMPN 7 Panggarangan, SMPN 3 Panggarangan, SMPN 6
Panggarangan dan SMPN 4 Bayah, dan SMPN 7 Bayah Mengakomodir lulusan SMP/MTs
yang ada di kecamatan Panggarangan dan
sekitarnya yang selama ini tidak tertampung di SMK Negeri yang sudah ada.
